Pages

Featured 1

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 2

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 3

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 4

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Featured 5

Curabitur et lectus vitae purus tincidunt laoreet sit amet ac ipsum. Proin tincidunt mattis nisi a scelerisque. Aliquam placerat dapibus eros non ullamcorper. Integer interdum ullamcorper venenatis. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas.

Kirimkan file anda untuk di publikasi disini. via email: Irfandani06@gmail.com.. kami menerima abstak dan isi file dalam format,doc,rtf dan pdf

Minggu, 27 Februari 2011

untung romansyah: Pengaruh Variasi Berat Pakan Morus alba var. cathayana dan Morus bombycis var. khunpai terhadap Berat Tubuh dan Panjang Serat Kokon Ulat Sutera (Bombyx mori L.)

ABSTRAK

Ngengat sutera atau sutera (Bombyx mori: "ulat murbei") adalah ngengat yang memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai penghasil serat/benang sutera. Makanan ulat sutra hanyalah daun murbei (Morus spp) yang didalamnya terkandung karbohidrat, protein, lemak dan air.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi berat pakan Morus alba var. cathayana dan Morus bombycis var. khunpai terhadap berat tubuh dan panjang serat kokon ulat sutera (Bombyx mori L.). Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan berupa pemberian variasi berat pakan Morus alba var. cathayana dan Morus bombycis var. khunpai. Data dianalisis dengan menggunakan uji F.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian variasi berat pakan Morus alba var. cathayana dan Morus bombycis var. khunpai berbeda nyata terhadap berat tubuh Bombyx mori L. dan panjang serat kokon Bombyx mori L. Pemberian pakan dengan murbei varietas Morus alba var.cathayana seberat 25% dan Morus bombycis var. khunpai seberat 75% dari berat pakan lebih baik daripada pemberian variasi berat pakan lainnya, yaitu dengan berat tubuh Bombyx mori L. seberat 3,49 gram dan panjang serat kokon Bombyx mori L. sepanjang 1023,608 meter.

Rahmawati. D: Pengembangan Perangkat Pembelajaran untuk Strategi Belajar Membuat Peta Konsep Menggunakan Model Pembelajaran Langsung.

Banyak siswa mengalami masalah dalam pembelajaran, karena mereka tidak tahu bagaimana cara belajar yang baik. Solusi yang tepat untuk mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengajarkan strategi belajar kepada siswa. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa sangat sedikit guru yang melaksanakan 
 ABSTRAK

Pembelajaran strategi belajar tersebut. Selain itu, tidak ada contoh perangkat pembelajaran yang dapat dipedomani guru dalam mengajarkan strategi belajar ini kepada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perang-kat pembelajaran untuk strategi belajar membuat peta konsep menggunakan pembelajaran langsung, melihat validitas perangkat pembelajaran yang dikem-bangkan, melihat keterlaksanaan perangkat pembelajaran yang dikembangkan, melihat aktivitas siswa dalam pembelajaran, serta melihat respons siswa terhadap pembelajaran yang dilaksanakan. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan terdiri atas buku siswa, RPP, media pembelajaran dan alat evaluasi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, yakni penelitian yang bertujuan untuk menghasilkan suatu produk. Perangkat pembelajaran untuk strategi belajar membuat peta konsep menggunakan model pembelajaran lang-sung dikembangkan dengan menggunakan four-D-models yang terdiri dari tahap pendefinisian (define), perancangan (design), pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Tahap define terdiri atas analisis kebutuhan, analisis siswa dan analisis tugas. Pada tahap design dilakukan penyusunan perangkat pembelajaran untuk strategi belajar membuat peta konsep menggunakan model pembelajaran langsung. Tahap develop dilakukan melalui tiga langkah, yaitu validasi oleh pakar pendidikan, simulasi di hadapan mahasiswa program studi Pendidikan Biologi yang telah mengambil mata kuliah Strategi Pembelajaran Biologi dan uji coba terbatas pada siswa di SMA N 8 Padang kelas X4. Setelah setiap langkah pada tahap develop ini selesai, maka dilakukan revisi terhadap perangkat pembelajaran tersebut sebanyak tiga kali. Setelah tiga kali mengalami revisi, diperoleh perangkat pembelajaran untuk strategi belajar membuat peta konsep menggunakan model pembelajaran langsung yang baik. Tahap dissemi-nate tidak dilakukan.
Data yang dikumpulkan dari penelitian ini adalah hasil validasi perangkat pembelajaran, pengamatan keterlaksanaan RPP, aktivitas siswa, serta respons sis-wa terhadap perangkat pembelajaran yang dihasilkan. Data ini dianalisis dengan analisis deskriptif. Hasil validasi yang diberikan validator memperoleh nilai rata-rata sangat baik. Keterlaksanaan RPP yang digunakan secara keseluruhan baik. Aktivitas siswa dalam pembelajaran beragam. Respons siswa yang diminta setelah kegiatan uji coba secara umum positif. Hal ini menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan telah teruji validitasnya dan dikategorikan baik.

Rahmawati. D: Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Metode Diskusi Kelompok Menggunakan Lembaran Kerja di SMPN 13 Padang

 ABSTRAK

Permasalahan yang dihadapi oleh guru Biologi di SMPN 13 Padang ditunjukkan oleh permasalahan rendahnya aktivitas siswa dalam mengikuti pem-belajaran di kelas. Rendahnya aktivitas belajar siswa tersebut merupakan penye-bab rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Biologi tahun pelajaran 2007/2008 yang rata-rata berkisar 5,8 - 6,5. Adapun cara yang diperkirakan dapat membantu untuk mengaktifkan siswa dalam proses belajar mengajar adalah meto-de diskusi kelompok menggunakan lembaran kerja. Menggunakan metode diskusi kelompok memakai lembaran kerja siswa, akan membuat semua siswa berparti-sipasi secara aktif untuk memecahkan masalah yang dihadapi kelompoknya. Dengan demikian, diharapkan aktivitas belajar siswa juga dapat ditingkatkan. Oleh karena itu dilaksanakan suatu tindakan kelas dengan judul ’’Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Melalui Metode Diskusi Kelompok Menggunakan Lembaran Kerja di SMPN 13 Padang. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Apakah kegiatan belajar mengajar menggunakan metode diskusi kelompok memakai lembaran kerja dapat meningkatkan aktivitas siswa selama proses belajar mengajar?
Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, masing-masing terdiri dari tiga kali pertemuan. Berdasarkan kelemahan atau kekurangan yang terlihat pada pelaksanaan pembelajaran pada siklus I, maka direncanakan pembelajaran yang lebih baik pada siklus II, agar peningkatan aktivitas siswa yang terjadi benar-benar signifikan.
Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa aktivitas belajar siswa dengan metode diskusi kelompok memakai lembaran kerja dapat ditingkatkan, hal ini dapat dilihat dari rata-rata aktivitas siswa yang berpartisipasi aktif saat diskusi siklus I 67,5 %, siklus II 87,5 %, aktif mengajukan pertanyaan siklus I, 38,3 %, pada siklus II, 64,4 %, siswa yang aktif menjawab dengan pertanyaan siklus I 53,3 %, siklus II 60,8 %, siswa yang mengemukakan pendapat siklus I 26,7 %, siklus II 30,0 %, dan siswa yang membuat kesimpulan siklus I, 60,8 %, siklus II, 92,5 %. Berdasarkan data yang diperoleh selama pembelajaran pada penelitian tindakan kelas ini dapat disimpulkan bahwa metode diskusi kelompok memakai lembaran kerja dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran.

Anton Saputra: “Pengaruh Pemberian Bokashi Gliricidia sepium (Jacq.) Kunth. terhadap Pertumbuhan Bibit Kakao (Theobroma cacao L.) pada Tanah Ultisol.”

 ABSTRAK

Pemupukan dalam pemeliharaan bibit kakao diperlukan agar pertumbuhannya baik. Salah satu jenis pupuk organik yang dapat digunakan adalah kompos Gliricida sepium. Untuk mempercepat proses pengomposan digunakan Effective Microorganism 4 (EM4). Kompos yang dihasilkan melalui fermentasi dengan pemberian EM4 dinamakan bokashi. Peranan bokashi G. sepium dalam meningkatkan pertumbuhan bibit kakao dapat diamati dengan menggunakan tanah ultisol sebagai media tanam.
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh pemberian bokashi G. sepium terhadap pertumbuhan bibit kakao (Theobroma cacao L.) pada tanah ultisol. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan perlakuan dosis 0, 15, 30, 45, 60 dan 75 gram/polybag. Parameter yang diamati adalah jumlah daun, tinggi bibit, diameter batang, berat basah total dan berat kering total bibit kakao.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian bokashi G. sepium dapat meningkatkan jumlah daun, tinggi tanaman, diameter batang, berat basah total dan berat kering total bibit kakao. Perlakuan F (75 gram/polybag) menunjukkan pertumbuhan terbaik.

Yesi Afriani : Pengaruh Penerapan Kontrak Belajar Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA SMAN 1 Payakumbuh Tahun Pelajaran 2008/2009

 ABSTRAK

Dari kenyataan di sekolah, proses pembelajaran masih banyak terpusat pada guru yang mengakibatkan siswa kurang termotivasi dan rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Biologi. Permasalahan yang dihadapi oleh guru Biologi di SMAN 1 Payakumbuh ditunjukkan oleh permasalahan rendahnya aktivitas siswa dalam mengikuti pembelajaran di kelas.Banyak upaya yang dapat dilakukan guru agar siswa dapat aktif dalam proses pembelajaran dan mendapatkan hasil belajar yang lebih baik, antara lain dengan cara menerapkan pendekatan pembelajaran Kontrak Belajar.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Randomized control group posttest only design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMAN 1 Payakumbuh yang terdaftar pada semester I tahun pelajaran 2008/2009 yang tersebar dalam 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Setelah didapat dua kelas sampel, penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan dengan cara pengundian sehingga diperoleh kelas XI IPA2 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA1 sebagai kelas kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan uji t.
Dari analisis data, didapatkan thitung adalah 3,85 dan ttabel adalah 2,04 dengan demikian thitung > ttabel. Ini berarti H1 diterima pada tingkat kepercayaan 97,5% (α = 0,05). Jadi, dapat disimpulkan bahwa penerapan Kontrak Belajar dapat meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas XI IPA SMAN 1 Payakumbuh tahun pelajaran 2008/2009.

Rica Rustikawaty: Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran Resource Based-Learning (RBL) dengan Memanfaatkan Internet Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA N 4 Padang Tahun Pelajaran 2008/2009

 ABSTRAK

Keberhasilan kegiatan pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh faktor pengajar, melainkan sangat dipengaruhi oleh keaktifan siswa sebagai peserta belajar. Kurikulum tahun 2004 mempertegas bahwa proses pembelajaran harus berpusat pada peserta belajar, pengajar bukan sebagai satu-satunya sumber belajar atau sumber informasi, melainkan berperan sebagai fasilitator, dinamisator dan motivator dalam pembelajaran. Metode pembelajaran resource based-learning (RBL) dengan memanfaatkan internet sebagai sumber belajar diharapkan akan membantu siswa dalam mengakses berbagai literatur dan referensi ilmu pengetahuan yang dibutuhkan dengan cepat, sehingga dapat meningkatkan penguasaan dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran RBL dengan memanfaatkan internet terhadap hasil belajar Biologi siswa kelas X SMA N 4 Padang tahun pelajaran 2008/2009.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan penelitian Posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 4 Padang yang terdaftar pada semester I tahun pelajaran 2008/2009 yang tersebar dalam 8 kelas. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Setelah didapat dua kelas sampel, penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol dilakukan dengan cara pengundian sehingga diperoleh kelas X.6 sebagai kelas eksperimen dan kelas X.5 sebagai kelas kontrol. Data dianalisis dengan menggunakan uji t.
Berdasarkan hasil analisis data pada taraf kepercayaan 95% (α=0,05) didapatkan harga thitung 3,87 dan harga ttabel adalah 2,00 pada derajat kebebasan 69. Dengan demikian thitung>ttabel, yang berarti Hipotesis dapat diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran RBL dengan memanfaatkan internet memberi pengaruh yang berarti terhadap peningkatan hasil belajar Biologi siswa SMA N 4 Padang kelas X tahun pelajaran 2008/2009.

Software

Kami mempunyai software yang sangat bermanfaat bagi mahasiswa untuk menyelesaikan tugas perkuliahanya.
Daftar software kami:
  1. Os Windows  All Version (XP, Vista dan 7)
  2. Microsorft Office All Version ( (2002,2003,2007 dan 2010)
  3. Flash macromedia (2004 dan Flash 8)
  4. Imindmap V3 dan V4
  5. Artister V3
  6. SPSS
  7. Minitab
Jika berminat silahkan hubungi kami:

Hp    :    085263220740
email :    irfanadani06@gmail.com

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN "ZAT KIMIA DAN PSIKOTROPIKA"



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan               :   SMP N
Mata Pelajaran                      :   Biologi
Kelas/Semester                     :   VIII / I
Tahun Pelajaran                    :   2010-2011
Alokasi Waktu                       :   2 x 40 menit
Standar Kompetensi                      :
               4. Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan
Kompetensi Dasar                          :
4.4 Mendeskripsikan sifat/ pengaruh zat adiktif dan psikotropika
4.5   Menghindarkan diri dari pengaruh zat adiktif dan psikotropika
Indikator Pembelajaran :
·          Menjelaskan pengertian zat adiktif dan psikotropika
·          Menjelaskan dampak negatif zat adiktif (rokok dan minuman keras dan psikotropika bagi kesehatan, ekonomi dan sosial
·          Menjelaskan cara menghindarkan diri dari zat adiktif (rokok dan minuman keras) dan psikotropika
·          Mendata zat adiktif dan psikotropika yang digunakan di bidang kesehatan

     I.    Tujuan Pembelajaran
a.      Kognitif
Setelah melaksanakan pembelajaran, siswa mampu:
1.      Menjelaskan pengertian zat adiktif dan psikotropika
2.      Menyebutkan contoh-contoh zat adiktif dan psikotropika
3.      Menjelaskan dampak negatif pemakaian zat adiktif dan psikotropika
4.      Menjelaskan cara pencegahan  pemakaian zat adiktif dan psikotropika
5.      Menjelaskan cara penyembuhan pemakai zat adiktif dan psikotropika
6.      Menjelaskan ciri-ciri fisik korban ketergantungan zat adiktif dan psikotropika
7.      Menjelaskan zat adiktif dan psikotropika yang dapat digunakan dalam bidang kesehatan
b.     Afektif
Dalam melaksanakan pembelajaran ini siswa dapat :
1.      Bekerjasama dengan teman
2.      Menghargai pendapat teman
3.      Mengemukakan pendapat
4.      Mengkomunikasikan penemuan
c.      Psikomotor


   II.    Materi Pembelajaran
a.      Fakta                          :
1.      Zat adiktif diperlukan dalam bidang kedokteran
2.      Penggunaan zat adiktif tidak sesuai, dapat berakibat buruk bagi manusia
3.      Efek penggunaan zat adiktif antara lain efek penyalahgunaan minuman alkohol, ganja, Halusinogen, Kokain, Opiat, Inhalasia dan Non obat
4.      Zat adiktif sangat dibutuhkan dalam bidang kedokteran, seperti saat operasi atau amputasi

b.     Konsep                      :
1.      Zat adiktif
2.      Zat psikotropika
3.      Zat halusinogen
4.      Zat opiat
5.      Zat Inhalasia
6.      Amputasi

c.      Prinsip                       :              -

d.     Prosedur                   :              -

e.      Materi pokok           :
1.    Pengertian zat adiktif dan psikotropika
2.    Dampak zat adiktif dan psikotropika bagi kesehatan, ekonomi dan sosial
3.    Cara menghindarkan diri dari zat adiktif dan psikotropika
4.    Jenis-jenis zat adiktif dan psikotropika yang digunakan dalam bidang kesehatan

f.       Alokasi Waktu         :

Beban Belajar
Waktu
Bentuk Kegiatan / Tugas
TM (Tatap Muka)
80 menit
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab,
PT (Penugasan Terstruktur)
60 menit
Membuat daftar zat adiktif dan psikotropika  dalamkehidupan sehari-hari selain yang telah dipelajari beserta efek dan pencegahannya
KMTT (Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur)
-
-

  III.    Metode / Model Pembelajaran
a.      Model         :              Kooperatif Learning
b.     Metode      :              Lesson Study



 IV.    Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan I
Kegiatan Guru
Kegiatan Siswa
A.   Pendahuluan (15 menit)
1.   Mengkondisikan siswa agar siap menerima pelajaran
2.   Guru membuka pelajaran dengan membaca salam
3.   Absensi siswa oleh guru

4.   Guru menyiapkan media untuk materi pelajaran hari ini
5.   Guru memberikan apersepsi mengenai materi ajar yaitu :
Pernahkah ananda dioperasi? Atau melihat orang lain yang pernah mengalami operasi? Pernahkah ananda bertanya apakah di operasi itu sakit?
Zat apakah yang disuntikkan pada saat seseorang akan dioperasi?
6.   Motivasi :
7.   Judul :
Zat adiktif dan psikotropika dalam kehidupan sehari-hari
8.   Menyampaikan tujuan dan kegiatan pembelajaran hari ini.


B.   Kegiatan Inti (50 menit)
1.   Eksplorasi
*   Meminta siswa untuk duduk dalam kelompok yang telah ditentukan
*   Guru menjelaskan materi pelajaran secara umum mengenai Zat adiktif dan psikotropika dalam kehidupan sehari-hari
*   Membagikan bahan ajar dan LDS untuk dibahas siswa dalam kelompok
*   Membimbing siswa dalam menyelesaikan jawaban LDS

2.   Elaborasi
*   Mendekati siswa yang menemukan kesulitan dalam diskusi

*   Memberi perhatian dan arahan siswa yang kurang melibatkan diri dalam diskusi
*   Memberi kesempatan kepada kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas
*   Mengamati dan membimbing jalannya diskusi siswa

3.   Konfirmasi
*   Memberi penghargaan terhadap kelompok yang berperan aktif dalam diskusi kelompok maupun diskusi kelas
*   Memberikan penekanan terhadap hasil eksplorasi siswa
*   Memberi motivasi pada siswa atau kelompok siswa yang hasil eksplorasinya kurang dan siswa yang kurang motivasi

C.   Penutup (15 menit)
*   Mengajukan pertanyaan untuk mencek ketercapaian tujuan pembelajaran hari ini
*   Guru bersama siswa menyimpulkan pelajaran dengan memberikan kesempatan kepada siswa terlebih dahulu untuk menyampaikannya
*   Memberikan tugas kepada siswa
*   Menutup pelajaran dengan membaca Alhamdulillah

1.   Mempersiapkan diri untuk memulai pembelajaran
2.   Menjawab salam guru

3.   Medengarkan saat guru sedang mengabsen
4.   Memperhatikan guru dan media yang sedang disiaapkan
5.   Mendengarkan dan memperhatikan apersepsi yang diberikan guru dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.





6.    
7.   Mencatat judul pelajaran

8.   Mencatat tujuan pembelajaran dan memperhatikan pengarahan guru tentang kegiatan pembelajaran



*       Duduk bersama teman lain yang telah ditentukan guru
*       Mendengarkan  penjelasan guru mengenai materi yang sedang dipelajari


*       Membaca LDS yang dibagikan


*       Berdiskusi dengan teman dalam kelompok untuk menjawab pertanyaan LDS

*       Mengeluarkan pendapat dan menganggapi pendapat teman dalam kelompok
*       Menuliskan kesimpulan diskusi kelompok

*       Melaporkan hasil eksplorasi di depan kelas

*       Memberi tanggapanterhadap laporan teman


*       Menerima penghargaan



*       Merevisi hasil diskusi yang kurang tepat

*       Berniat untuk giat belajar untuk mengejar ketinggalan




*       Memberi jawaban dari pertanyaan yang diajukan guru

*       Menyimpulkan pelajaran yang telah dipelajari hari ini


*       Mencatat tugas yang diberikan guru
*       Membaca Alhamdulillah secara bersama-sama



   V.    Sumber Pembelajaran
1.    Media pelajaran
Alat tulis, papan tulis,
2.    Sumber pelajaran

 VI.    Penilaian Hasil Belajar
1.    Teknik penilaian              :              tes tertulis
2.    Bentuk instrumen           :              uraian
3.    Contoh instrumen           :              terlampir

Mengetahui
Kepala Sekolah SMPN
 Juli  2010
Guru Mata Pelajaran Biologi









                     NIP.

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN "ZAT ADIKTIF"



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Satuan Pendidikan               :   SMP N
Mata Pelajaran                      :   Biologi
Kelas/Semester                     :   VIII / I
Tahun Pelajaran                    :   2010-2011
Alokasi Waktu                       :   4 x 40 menit
Standar Kompetensi                      :
               4. Memahami kegunaan bahan kimia dalam kehidupan
Kompetensi Dasar                          :
4.3 Mendeskripsikan bahan kimia alami  dan bahan kimia buatan dalam kemasan yang terdapat dalam bahan makanan
Indikator Pembelajaran :
·          Menjelaskan bahan-bahan kimia alami dan bahan-bahan kimia buatan yang dapat digunakan sebagai bahan pewarna, pemanis, pengawet dan penyedap yang terdapat dalam bahan makanan kemasan

     I.    Tujuan Pembelajaran
a.      Kognitif
Setelah melaksanakan pembelajaran, siswa mampu:
1.      Menjelaskan pengertian zat adiktif
2.      Menjelaskan 5 macam zat adiktif yang sering digunakan di rumah tangga
3.      Menjelaskan 5 contoh zat adiktif buatan yang sering digunakan dalam rumah tangga
4.      Menjelaskan 3 macam contoh zat adiktif buatan yang sering digunakan dalam rumah tangga
5.      Menjelaskan bahaya zat adiktif yang digunakan dalam makanan
b.     Afektif
Dalam melaksanakan pembelajaran ini siswa dapat :
1.      Bekerjasama dengan teman
2.      Menghargai pendapat teman
3.      Mengemukakan pendapat
4.      Mengkomunikasikan penemuan
c.      Psikomotor

   II.    Materi Pembelajaran
a.      Fakta                          :
1.      Zat adiktif adalah zat-zat kimia yang ditambahkan ke dalam makanan untuk meningkatkan kualitasnya yang mencangkup rasa, penampilan, warna, keawetan dan lain-lain
2.      Keuntungan penggunaan zat adiktif antara lain :
a.    Membuat makanan menjadi tahan lama
b.    Mempertahankan nilai-nilai gizi tertentu dalam bahan makanan
c.     Penampilan yang baik
3.      Jenis-jenis zat adiktif antara lain zat pewarna, penyedap rasa dan aroma serta penguat rasa, zat pemanis, zat pengawet, zat anti oksidan, pengemulsi, pemantap, dan pengental, pemutih dan pematang tepung, pengatur keasaman, anti kempal, pengeras, sekuestran, penambah gizi.

b.     Konsep                      :
1.      Zat adiktif
2.      Zat pewarna, penyedap rasa dan aroma
3.      Penguat rasa
4.      Zat pemanis
5.      Zat pengawet
6.      Zat anti oksidan
7.      Zat Pengemulsi, pemantap dan pengental
8.      Zat Pemutih dan pematang tepung
9.      Zat pengatur keasaman, anti kempal, pengeras
10.   Sekuestran
11.   Zat pengeras
12.   Zat penambah gizi

c.      Prinsip                       :              -

d.     Prosedur                   :              -

e.      Materi pokok           :
1.    Jenis-jenis zat adiktif  yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari

f.       Alokasi Waktu         :

Beban Belajar
Waktu
Bentuk Kegiatan / Tugas
TM (Tatap Muka)
80 menit
Ceramah, Diskusi, Tanya Jawab,
PT (Penugasan Terstruktur)
60 menit
Membaca materi pelajaran selanjutnya
Membuat ringkasan jenis-jenis bahan adiktif yang terkandung dalam makanan yang sering dimakan dalam kehidupan sehari-hari
KMTT (Kegiatan Mandiri Tidak Terstruktur)
-
-

  III.    Metode / Model Pembelajaran
a.      Model         :              Kooperatif Learning
b.     Metode      :              Lesson Study

 IV.    Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan I
Kegiatan Guru
Kegiatan Siswa
A.   Pendahuluan (15 menit)
1.   Mengkondisikan siswa agar siap menerima pelajaran
2.   Guru membuka pelajaran dengan membaca salam
3.   Absensi siswa oleh guru

4.   Guru menyiapkan media untuk materi pelajaran hari ini
5.   Guru memberikan apersepsi mengenai materi ajar yaitu :
Pernahkah ananda melihat ibu mencampurkan royco atau ajinomoto ke dalam masakan yang dibuatnya?
Setelah diberi royco atau ajinomoto bagaimanakah rasa masakan itu? Apa fungsi dari royco atau ajinomoto tersebut?
6.   Motivasi :
7.   Judul :
Zat adiktif dalam kehidupan
8.   Menyampaikan tujuan dan kegiatan pembelajaran hari ini.


B.   Kegiatan Inti (50 menit)
1.   Eksplorasi
*   Meminta siswa untuk duduk dalam kelompok yang telah ditentukan
*   Guru menjelaskan materi pelajaran secara umum mengenai zat adiktif dalam kehidupan
*   Membagikan bahan ajar dan LDS untuk dibahas siswa dalam kelompok
*   Membimbing siswa dalam menyelesaikan jawaban LDS

2.   Elaborasi
*   Mendekati siswa yang menemukan kesulitan dalam diskusi

*   Memberi perhatian dan arahan siswa yang kurang melibatkan diri dalam diskusi
*   Memberi kesempatan kepada kelompok untuk mempresentasikan hasil diskusi mereka di depan kelas
*   Mengamati dan membimbing jalannya diskusi siswa

3.   Konfirmasi
*   Memberi penghargaan terhadap kelompok yang berperan aktif dalam diskusi kelompok maupun diskusi kelas
*   Memberikan penekanan terhadap hasil eksplorasi siswa
*   Memberi motivasi pada siswa atau kelompok siswa yang hasil eksplorasinya kurang dan siswa yang kurang motivasi

C.   Penutup (15 menit)
*   Mengajukan pertanyaan untuk mencek ketercapaian tujuan pembelajaran hari ini
*   Guru bersama siswa menyimpulkan pelajaran dengan memberikan kesempatan kepada siswa terlebih dahulu untuk menyampaikannya
*   Memberikan tugas baca tentang materi selanjutnya
*   Menutup pelajaran dengan membaca Alhamdulillah

1.   Mempersiapkan diri untuk memulai pembelajaran
2.   Menjawab salam guru

3.   Medengarkan saat guru sedang mengabsen
4.   Memperhatikan guru dan media yang sedang disiaapkan
5.   Mendengarkan dan memperhatikan apersepsi yang diberikan guru dan menjawab pertanyaan yang diberikan oleh guru.





6.    
7.   Mencatat judul pelajaran

8.   Mencatat tujuan pembelajaran dan memperhatikan pengarahan guru tentang kegiatan pembelajaran



*       Duduk bersama teman lain yang telah ditentukan guru
*       Mendengarkan  penjelasan guru mengenai materi yang sedang dipelajari

*       Membaca LDS yang dibagikan


*       Berdiskusi dengan teman dalam kelompok untuk menjawab pertanyaan LDS

*       Mengeluarkan pendapat dan menganggapi pendapat teman dalam kelompok
*       Menuliskan kesimpulan diskusi kelompok

*       Melaporkan hasil eksplorasi di depan kelas

*       Memberi tanggapanterhadap laporan teman


*       Menerima penghargaan



*       Merevisi hasil diskusi yang kurang tepat

*       Berniat untuk giat belajar untuk mengejar ketinggalan




*       Memberi jawaban dari pertanyaan yang diajukan guru

*       Menyimpulkan pelajaran yang telah dipelajari hari ini


*       Mencatat tugas yang diberikan guru

*       Membaca Alhamdulillah secara bersama-sama



   V.    Sumber Pembelajaran
1.    Media pelajaran
Alat tulis, papan tulis,
2.    Sumber pelajaran

 VI.    Penilaian Hasil Belajar
1.    Teknik penilaian              :              tes tertulis
2.    Bentuk instrumen           :              uraian
3.    Contoh instrumen           :              terlampir
Mengetahui
Kepala Sekolah SMPN
            Juli  2010
Guru Mata Pelajaran Biologi









                     NIP.